BerandaNEWS500 Bibit tanaman per Ha, 4-5 Tahun Mojokerto akan ijo royo-royo

500 Bibit tanaman per Ha, 4-5 Tahun Mojokerto akan ijo royo-royo

490
0
BAGIKAN

13290dcafd

Kabupaten Mojokerto di penghujung tahun 2015 lalu makin sejuk dengan pelaksanaan yaitu pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional, Gerakan Penghijauan Lingkungan dan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTPP), yang dipusatkan pada SMA 1 Pacet dan dibuka secara langsung oleh Pj (Penjabat) Bupati Mojokerto, M. Ardi Prasetiawan, Sabtu 18 Desember 2015 pagi hari.

Pj (Penjabat) Bupati Mojokerto pada agenda akhir pekannya tersebut memberikan beberapa macam bantuan diserahkan secara simbolik, diantaranya seperti bansos Pengembangan Perhutanan Masyarakat Pedesaan Berbasis Konservasi (PPMPBK) sebanyak 93.000 batang bibit pohon durian dan sengon untuk masyarakat Mekarsari, Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Bantuan tersebut diberikan sebagai salah satu bentuk aksi untuk menyelamatkan bumi dari pemanasan global dan juga berupa bantuan bibit untuk pelestarian sumber mata air untuk LMDH Sumber Rejeki, Jembul, Jatirejo, sebanyak 3.300 batang. 50.000 batang bibit yang lainnya juga diterima oleh Kepala Desa Pandanarum, guna misi yakni menghijaukan lingkungan sekitar dan umumnya lingkungan Mojokerto.

“Pemkab Mojokerto sendiri sampai dengan akhir 2015 sudah menetapkan target 2 juta pohon. Estimasinya yaitu jika rata-rata per hektar lahan membutuhkan sekitar 500 bibit tanaman, maka areal yang dapat dijangkau gerakan penanaman setara sekitar 4.000 hektar. Dengan kata lain bahwa jika aksi ini kita lakukan secara benar dan secara sungguh-sungguh, maka dalam 4-5 tahun mendatang kabupaten Mojokerto jadi adem dan ijo royo-royo (menghijau rata),” tambah oleh Pj Bupati.

Sejumlah fasilitas pendukung diberikan juga untuk mempermudah realisasi penghijauan yang sudah ditargetkan. KPTR Rosan Mapan Kecamatan Jetis mendapat bantuan 1 unit dump truck, grabe loader untuk KPTR Nira Sejahtera Sooko, fertilizer aplicator untuk KUD Tani Jaya Kemlagi, dan hand tractor untuk Kelompok Tani Margo Utomo Desa Tanjungan. Menyadari betapa pentingnya eksistensi hutan dan pepohonan, melalui kegiatan tersebut Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya untuk mengkampanyekan gerakan moral penanaman pohon kepada semua masyarakat.

Baca Juga :  Dukun Tiban Nasional

“Menanam pohon bisa menambah tutupan lahan untuk mencegah terjadinya bencana banjir, longsor, kekeringan dan kebajaran. Dari kegiatan tersebut kita juga berharap keanekaragaman hayati tetap utuh, penyerapan karbondioksida (CO2) di atmosfer bisa maksimal, kebutuhan pangan, energi dan ketersediaan air yang aman, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan hutan rakyat,” ujar Mustain.

Selesai do’a penutup acara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto melakukan seremoni pelepasan satwa untuk keseimbangan ekosistem lingkungan di alam mojokerto. Acara penutup dilanjutkan dengan aksi tanam pohon secara serentak oleh Pj Bupati dan juga diikuti oleh seluruh undangan acara.

Comments

comments