BerandaKOLOMOPINIBerawal dari Gadget

Berawal dari Gadget

374
0
BAGIKAN
Ilustrasi.

Kabar Mojokerto – Perkembangan diera globalisasi ini sangatlah pesat. Dimana gadget semakin banyak dipergunakan oleh semua kalangan, dari kalangan orang dewasa, remaja maupun kalangan anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama maupun menengah keatas. Sebenarnya manfaat gadget sangatlah baik jika mereka mengerti dalam penggunaannya. Akan tetapi, manfaat bagi anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) sangatlah sedikit. Karena, apabila mereka dari sekolah menengah pertama (SMP) sudah mengenal gadget bisa menjadi boomerang disuatu hari dan berdampak buruk jika tidak bijak dalam menggunakan gadget seperti smartphone maupun lainnya tanpa adanya pengawasan dari orang tua. Mereka akan gampang bergantung dengan kemudahan dalam mencari informasi tanpa memikirkannya terlebih dahulu atau mencari dibuku-buku yang sudah diberikan oleh sekolah atau materi yang sudah disampaikan oleh gurunya.

Kreativitas berfikir tidak akan mudah terbangun apabila mereka sudah sangat bergantung pada kemudahan layanan yang ada dalam gadget tersebut. Ditambah lagi dengan berbagai macam iklan yang tercantum pada aplikasi browsing atau didalam media online dan media sosial yang terkadang mengandung konten-konten pornografi. Tidak juga iklan melainkan juga banyak situs-situs di internet yang dengan sengaja menguploud konten pornografi. Hal itu akan membuat anak yang belum waktunya mengerti menjadi mengerti, sehingga mereka menjadi penasaran untuk mengetahuinya. Bukan rahasia umum lagi jika beberapa anak sekolah menengah pertama (SMP) sudah berani mendownload dan menyimpan foto ataupun video porno. Hal tersebut bukanlah salah mereka yang berani mendownload dan menyimpan foto ataupun video porno. Melainkan kurangnya pengawasan orang tua dan tanpa pemikiran panjang dalam membelikan gadget yang itu akan berpengaruh pada mereka.

Baca Juga :  Car Free Day Benpas, berolahraga atau berbelanja?

Maka dari itu, jika orang tua berani memberi gadget hendaknya harus sangat ekstra memperhatikan bagaimana dia memanfaatkan gadget dan media sosial tersebut. Kemudian banyak melihat dan mengontrol apa yang dia pergunakan apabila terlepas dari pengawasan. Akan tetapi apabila, anak sangat membutuhkan gadget dan berhubungan dengan mata pelajaran baru memberikan tetapi harus tetap dalam pengawasan. Sebagai seorang anak yang sudah diberikan kepercayaan untuk menggunakan gadget oleh orang tuanya harus bisa menjaga diri dan bijak dalam penggunaan. Hal tersebut akan dapat meminimalisir penyalahgunaan gadget atau media sosial bagi kalangan anak yang masih dibawah umur.

  • Penulis : Musthofa Luqmanul Chakim – Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang
  • Editor : Affan Bahrudin

Comments

comments