DPRD Kota Mojokerto Desak Pemkot Untuk Keluarkan Regulasi Produk Lokal

DPRD Kota Mojokerto Desak Pemkot Untuk Keluarkan Regulasi Produk Lokal

358
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto – Demi meningkatkan penjualan produk lokal di mall, DPRD Kota Mojokerto mendorong keluarnya regulasi soal kewajiban penyediaan tempat produk lokal bagi pembisnis mall. Hal itu dilakukan supaya persaingan produk lokal bias terjaga, seiring dengan rendahnya Upah Minimun Kota (UMK) di Kota Mojokerto.

Sony Basuki Rahardjo, Sekertaris Komisi II DPRD Kota Mojokerto menuturkan, persaingan produk lokal benar – benar kalah dikarenakan gaji buruh di kota ini rendah yaitu Rp. 1.603.000 per bulan. Sehingga, dewan membutuhkan konsisten untuk menjaga produk UMKM memalui area khusus produk unggulan kota di mall. “Ini butuh didorong biar ada penyiapan area pamer free dan lokasi khusus untuk penjualan produk unggulan kota. Itu supaya ada keseimbangan di pasar modern,” terangnya.

Dijelaskan, bahwa wujud keberpihakan terhadap UMKM ini bisa berupa perwali atau perda. Pada awal mulanya, adanya area penjualan produk bisnis mikro dalam mall kali ini mula – mula disuarakan Wakil Wali Kota Mojokerto, Suyitno. Usai menghadiri pembukaan Sunrise Mall dan Matahari belum lama ini, orang nomer dua di pemkot ini berharap pembisnis mall memberikan area khusus bagi penjualan produk lokal. “Harapan kami dari pihak Sunrise dan Matahari ingin merangkul pengusaha lokal dan menghadirkan produk mereka ke gerai yang ada. Seperti sepatu dan sandal, produk Mojokerto tidak kalah keren dengan produk asing,” ungkapnya.

Sedangkan manajemen Matahari Department Store mengapresiasi inisiatif itu. “Kami tidak menutup kemungkinan mengakomodasi produk lokal. Toh ini juga produk Indonesia semua. Kami terbuka, tinggal memenuhi standar mekanisme kualitasnya saja,” papar Sunny Setiawan, Store Operations Director Matahari. Untuk itu, beliau siap menjembatani penjualan produk lokal yang pastinya juga seizin Matahari pusat. “Barang UKM yang dipasarkan mesti mendapat izin terlebih dahulu dari pusat dan melintasi mutu kontrol untuk menjaga kualitas dan kuantitasnya,” pungkasnya. (willl)

Baca Juga :  Dua Pemudik Tewas di Mojokerto Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2016

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR