GSTL, Band Indie Asli Mojokerto

GSTL, Band Indie Asli Mojokerto

1065
0
BAGIKAN
Penampilan GSTL Band di mokochi cafe, Kota Malang. Foto : Nofianto - Majazine

Kabar Mojokerto – Fenomena band indie memang tak jauh dari dilema, “ingin berkarya namun terbatas dana” hampir semua band indie merasakan ini. Sama seperti band indie asal Kota Mojokerto GSTL (God Save The Leyle) band yang digawangi Andy pada gitar vokal, Roni di lead gitar, Ardillah di bass, dan Josapat pada Drum. Berdiri tahun 2005 dan sudah mengeluarkan single berjudul “Kisah Kita” yang sangat familiar ditelinga muda-mudi tak hanya di Kota Mojokerto bahkan sampai nasional.

GSTL Band. Foto : Nofianto - Majazine
GSTL Band. Foto : Nofianto – Majazine

Walaupun sempat gonta-ganti personil sampai 4 kali dan vakum 2 tahun, band indie asal Mojokerto ini telah menjadi bukti bahwa keterbatasan dana bukanlah masalah utama untuk tetap berkarya. “Pintar-pintar menjaga perasaan dan wajib untuk saling berkorban, atau jangan sampai ada omong belakang. Harusnya ada yang menjadi pengayom, karena memilih jalur indie harusnya mempertimbangkan resiko dan keuntungan. Semua kembali pada niat awal.” Jelas Andy GSTL.

Band yang beraliran Melodic Street Rock ini total sudah memiliki 15 lagu dan sering perform dibanyak tempat tak hanya di Mojokerto. Sebagai band indie asli Mojokerto, GSTL telah menjadi bukti bahwa bakat dan minat saja tak cukup dalam dunia bermusik. Ketekunan serta manajemen yang serius dan peran orang belakang layar sangatlah penting saat memilih indie sebagai jalur bermusik.

Perjalan band indie di Mojokerto kini bisa dibilang dilematis. Walau disisi lain globalisasi atau kemajuan IPTEK telah mengubah pola produktifitas dalam bermusik menjadi lebih mudah dan praktis. Harusnya dengan kemudahan era globalisasi musisi dan band indie di Kota Mojokerto lebih maksimal dalam berkarya. “Sebenarnya band-band indie di Mojokerto oke-oke, baik secara skill maupun karya. Namun satu hal yang perlu di garis bawahi, minimnya publikasi dan manajemen yang serius, tapiada hal sangat disayangkanharusnya band-band indie Mojokerto mau tampil dan bersaing diluar Mojokerto, Jadi bukan hanya jago kandang saja.” Tegas Andy GSTL.

Baca Juga :  Air Terjun Grenjengan Pacet Mojokerto
Penampilan GSTL Band di Gor Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Foto : Instagram.com/god.savetheleyle
Penampilan GSTL Band di Gor Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Foto : Instagram.com/god.savetheleyle

“Gairah band indie di Mojokerto bisa dibilang lebih menarik, karena banyak band yang sudah memiliki lagu dan berani tampil diluar Kotanya sendiri. Walaupun dilainsisi masih banyak yang hanya sekedar ngeband saja, dan belum ditataran bermusik. Contoh GSTL, band asli Mojokerto yang karyanya sudah dikenal banyak orang. Malah orang lebih mengenal karyanya dibanding personil-personilnya. Harusnya memang seperti itu, tak hanya haus eksistensi atau memuaskan keinginan saja. Namun lebih fokus pada bagimana menciptakan sebuah karya yang mampu dinikmati semua kalangan, adalah wujud keseriusan bermusik, dan GSTL minimal sudah mampu melakukan itu untuk Mojokerto.” Pungkas Nofianto Majazine.

  • Penulis : Nofianto, Majazine.
  • Editor : Affan Bakhrudin, Kabar Mojokerto.

Simpan

Incoming search terms:

  • band gstl
  • band punk mojokerto
  • drink band mojokerto
  • maitua band mojokerto
  • band dari mojokerto
  • Kumpulan band asli Mojokerto
  • total punk jawatimur
  • vannes band mojokerto

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR