BerandaSOSIAL & BUDAYALudruk, Seni Teater di Mojokerto

Ludruk, Seni Teater di Mojokerto

2200
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto – Ludruk sejak lama sudah tumbuh, berkembang dan banyak dikenal oleh masyarakat di Jawa Timur, terutama di daerah Surabaya, Jombang, Malang dan Mojokerto. Di Mojokerto ludruk merupakan seni pertunjukan etika yang melekat dalam kehidupan sehari – hari di masyarakatnya. Seni teater Ludruk ini berasal dari Jawa Timur dikenal sebagai salah satu seni drama tradisional yang diperagakan oleh suatu kelompok kesenian. Tema yang terdapat di pertunjukkan ini umumnya berkaitan dengan kehidupan rakyat sehari – hari, perjuangan disertai dengan lawakan yang diiringi dengan alunan musik gamelan.

Dan ludruk di Mojokerto termasuk juga ludruk yang fenomenal. Khususnya yang berada di Dusun Sukodono Desa Canggu Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Ludruk yaitu tari tarian yang dilengkapi dengan narasi lucu yang diperankan oleh pelawak dan travesty atau laki – laki yang merias diri sebagai perempuan. Ludruk memiliki unsur tarian, narasi lucu, pelawak dan pemain yang terdiri dari laki – laki semua, meskipun yang diperankan ada peran wanitanya. Seiring dengan berkembangnya ludruk, masuk juga pemain perempuan. Ludruk ini dikenal dengan nama Ludruk Karya Budaya. Berkembangnya ludruk di Mojokerto tidak lepas dari peran seseorang yang bernama Cak Bantu.

ludruk mojokerto

Cak Bantu merupakan pendiri group ludruk pertama yang ada di Mojokerto. Untuk menarik para peminat seni teater ludruk pada pegelarannya telah mulai dikembangkan dan tidak sedikit kreasi baru yang hadir. Seiring dengan berkembangnya zaman penampilan seni teater ini sudah mulai berkembang dan memberikan tampilang yang lebih segar maka mempunyai daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya. Dengan demikian pemerintah Kabupaten Mojokerto mulai memiliki inisiatif untuk melestarikan kesenian ludruk ini bersama menggelar aktivitas Pagelaran Festical Bulan Purnama tiap tahunnya dan yang disajikan yakni kesenian tradisional salah satunya Ludruk, Ludruk sendiri berkembang kurang lebih 13 Grup yang berada di 8 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Rata – rata grup kesenian ludruk tanggapan (tampilan) sekitar 40 penampilan disetiap tahunnya. (willl)

Baca Juga :  Tradisi Grebeg Suro Majapahit

Comments

comments