BerandaNEWSMajazine, Wadah Bagi Mereka yang Berkarya Secara Indiependent

Majazine, Wadah Bagi Mereka yang Berkarya Secara Indiependent

1069
0
BAGIKAN

Selamat datang dan berkunjung di  Terminal Indie Mojokerto atau Majazine. Siapa dan apa sih Majazine itu. Majazine ialah media alternatif yang berbasis online. Fokus pembahasan Majazine ialah mengenai segala hal seputar indie.

Dewasa kini mungkin masih ada yang asing tentang indie. Sesuai asal katanya yakni merupakan independent yang bisa diartikan merdeka, berdiri sendiri, berjiwa bebas, dan tidak bergantung, sehingga bisa disimpulkan pengertian secara bebas dan dipadatkan menjadi indie.

Pengertian yang bisa diberikan pada indie adalah karya-karya mereka yang anti mainstream atau mereka melakukan kegiatan berkaryanya secara independent atau ketergantuan dengan orang lain secara terikat kontrak kerjasama yang mengikat.

Di era perkembangan zaman modern banyak band, film, komunitas indie bermunculan, meskipun juga banyak yang belum terdengar di telinga masyarakat luas namun sudah tumbang duluan, karna banyak faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah wadah atau tempat untuk memamerkan karya para penggiat indie sehingga bisa tersalurkan ke masyarakat luas, seperti halnya Majazine atau Terminal Indie Mojokerto yang merupakan wadah bagi mereka khususnya di Mojokerto untuk memamerkan karya mereka yang berbasis indie.

Di dalam Majazine terbagi empat fokus utama yaitu musik, event, komunitas, dan belakang layar. Secara sederhana Majazine bertujuan untuk berbagi informasi, wawasan, serta literasi tentang ‘indie’ dalam berbagai hal yang tentunya tetap mengusung lokalitas khususnya di Kota Mojokerto. Lebih mudahnya Majazine ialah salah satu wujud apresiasi pemuda-pemudi di Kota Mojokerto yang sadar akan pentingnya produktivitas dalam berkarya serta kesadaran bahwa masih minimya apresiasi masyarakat lokal atas karya-karya indie.

Ulasan dari Majazine mengenai Band Indie Soekarno Straat. Foto : Instagram.com/majazine
Ulasan dari Majazine mengenai Band Indie Soekarno Straat. Foto : Instagram.com/majazine

Sehingga hal tersebut membuat pemuda-pemudi khusunya di Mojokerto merasa kurangnya fasilitas, wadah, dan apresiasi sampai-sampai memicu krisis eksistensi pelaku-pelaku indie di Kota Mojokerto. Awalnya Majazine digagas oleh individu-individu yang berasal dari latar belakang yang berbeda atau berasal dari berbagai komunitas serta kelompok pemuda-pemudi di Kota Mojokerto.

Baca Juga :  Menteri Sosial menghadiri Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW dengan 5000 Layah di Kota Mojokerto
Ulasan dari Majazine mengenai acara Gila Jamming 7. Foto : Instagram.com/majazine
Ulasan dari Majazine mengenai acara Gila Jamming 7. Foto : Instagram.com/majazine

Kini saatnya bagi musik, event, komunitas, dan belakang layar yang konsisten dalam dunia indie untuk menunjukkan segala potensi dan kemampuan. Menjadi indie itu mudah, tetapi menjadi indie yang  sukses dan karya diterima masyarakat luas itu memang butuh proses perjuangan panjang, semangat, usaha, kerja keras dan konsistensi.

Terus berkarya muda-mudi Mojokerto.

  • Penulis : Affan Bakhrudin

Comments

comments