Masyarakat kota Mojokerto rayakan hari jadi Kota Ke-98

Masyarakat kota Mojokerto rayakan hari jadi Kota Ke-98

739
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto – Penduduk Kota Mojokerto memiliki kiat tersendiri untuk merayakan hari jadi yang ke-98. Hari ini(20/6/2016) masyarakat kompak mengenakan busana bernuansa warnya oranye. Acata yang diikuti puluhan ribu masyarakat ini sekaligus ditorehkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Acara sehari berbusana oranye, One day orange dress ini dimulai sejak pagi dalam upacara di Gelora Ahmad Yani. Sedikitnya 1600 PNS di lingkungan Pemkot Mojokerto dan kalangan pelajar kompak memanfaatkan busana bernuansa warna oranye. “Saya berpedoman terhadap SK yang ditetapkan Pak Wadijono dikala menjadi walikota. Merek warna oranye ialah kebijakan walikota terdahulu. Melambangkan kegembiraan, kebahagiaan dan kecemerlangan,” kata Walikota Mojokerto.

Tidak hanya diwaktu upacara dengan walikota, kekompakan masyarakat Kota Onde-onde ini serta nampak di beraneka ragam kalangan. Mulai dari pelajar, buruh pabrik, pedangan di pasar, sopir angkutan sampai tukang becak dan tukang penyapu jalan antusias mengenakan busana bernuansa warna oranye.

“One day orange dress ini untuk membangun kebersamaan masyarakat Kota Mojokerto. Tepat tema hari ini menjadi kita menumbuhkan semangat gotong-royong. Sebab rata-rata masyarakat kota petembayan atau individual. Ini yang mesti kita rubah. Caranya yaitu salah satunya dengan bersama-sama menggunakan busana oranye,” ucap Masud.

Pak Walikota Mojokerto menginginkan, gerakan sehari berbusana oranye kali ini dapat masuk catatan MURI. Ikon warna oranye untuk Kota Mojokerto ini disambut dengan baik oleh penduduk. Sementara Manaher Eksekutif MURI Sri Widayati menuturkan, aktivitas one day orange dress ini dijamin dapat masuk catatan MURI sebagai rekor menggunakan baju dengan nuansa oranye terbanyak. Pasalnya, yang merupakan rekok baru, cuma dibutuhkan minimal 250 orang menggunakan busana bernuansa oranye.

“Hari ini Pemkot Mojokerto menyiapkan 50.000 orang menggunakan busana bernuansa oranye. Untuk itu, kami konsisten untuk melakukan verifikasi terkait jumlahnya. Dana penyerahan piagam rekok baru ini bakal kami laksanakan tengah malam nanti kepada Walikota Mojokerto, Kepala Disporabudpar dan panitia hari jadi Kota Mojokerto,” pungkasnya. (willl)

Baca Juga :  Walikota Mas’ud Yunus: Pusyar, Solusi Usaha Kecil untuk menghadapi MEA

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR