Pembangunan Tol Kertosono – Mojokerto Masih 70%

Pembangunan Tol Kertosono – Mojokerto Masih 70%

364
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto – Kendati progres fisik konstruksi Tol Kertosono – Mojokerto ruas Mojokerto Barat hingga Mojokerti Utara masih 70%, tapi PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) berusaha menguber target fungsionalisasi waktu mudik Lebaran 2016.

Samsul Chair, Kepala Divisi Pembangunan MHI pemegang konsesi Tol Kertosono – Mojokerto menyampaikan, pihaknya dapat memfokuskan diri terhadap penyelesaian konstruksi fisik untuk dapat memenuhi target yang diminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Kami mengusahakan mengerahkan segala sumber daya yang ada. Per Senin, 27 Juni 2016, kami telah menyelesaikan 3,3 km yang telah diperkeras (rigid) dari keseluruhan 5 km panjang ruas Mojokerto Barat – Utara,” tutur Samsul (27/6/2016).

PT HMI bakal menggenjot pembangunan demi dapat dipakai ketika mudik Lebaran 2016 nanti. Beliau meneruskan, seputar 1,7 km sisinya dapat dikebut pengerjaannya sampai dapat diperlukan untuk H-6 atau H-5 Lebaran. Nantinya, jalur yang bisa digunakan ialah jalur A untuk satu arah mudik. Lajur yang sama serta dapat diperlukan untuk arus arah balik lebaran.

Tapi, untuk bisa dimanfaatkan kala mudik dan arus balik teramat bergantung pada penilaian Tim Independen yang terdiri dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan Instansi Perhubungan. Mereka dapat melaksanakan uji layak fungsi pada ruas Mojokerto Barat sampai Mojokerto Utara bila nanti rampung konstruksinya.

“Tim penguji yang bakal mengevaluasi. Mereka juga yang memastikan apakah ruas ini layak fungsi atau tidak. MHI cuma menyiapkan situasi fisiknya saja, termasuk juga rambu – rambu keselamatan,” ujar Samsul. Ruas Mojokerto Barat hingga Mojokerto Utara mempunyai media dua gerbang yang merupakan gerbang penting yang ada di wilayah Mojokerto dan merupakan barrier gate, juga gerbang Mojokerto Barat yang berada di wilayah Desa Gedeg. MHI menargetkan konstruksi ruas tol ini rampung pada bulan Agustus tahun ini, maka dapat diajukan untuk penilaian layak operasi. (willl)

Baca Juga :  Wali Kota Mojokerto Pantau Langsung Pembagian Zakat di BC

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR