KOMUNITAS

Persembahan Mahasiswa Mojokerto di Kampung Budaya Universitas Brawijaya IV

Kabar Mojokerto Wonderfull World of Brawijaya digelar sebagai rangkaian penutup kegiatan dari Kampung Budaya 4 oleh Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (EM UB). Kampung Budaya merupakan suatu program yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar forum organisasi daerah (forda) dan memperkenalkan serta melestarikan kebudayaan setiap daerah di Indonesia.  Acara kampung budaya 4 diikuti oleh 38 forum organisasi daerah seluruh Indonesia yang diadakan di gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Sabtu (12/11/2016).

Forum daerah sendiri merupakan perkumpulan mahasiswa yang berasal dari luar daerah Malang, sebut saja salah satunya  Ikatan Mahasiswa Mojokerto Area Malang (IMMAM). Ketua Pelaksana IMMAM di kampung budaya 4, Rizka Yunita Sari mengatakan,  IMMAM merupakan sebuah forum daerah atau wadah bagi para mahasiswa yang berasal dari Mojokerto yang sedang berkuliah di Malang untuk tetap menjalin komunikasi serta memperat tali persaudaraan.

2 anggota IMMAM mengenakan pakaian adat Mojokerto dalam acara Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM
2 anggota IMMAM mengenakan pakaian adat Mojokerto dalam acara Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM

“IMMAM sudah dua kali turut serta dalam acara Kampung budaya 3 tahun 2015 dan kampung budaya 4 pada tahun 2016, tujuan IMMAM sendiri mengikuti kampung budaya 4 yakni memperkenalkan kebudayaan yang dimiliki Mojokerto dan juga memperkenalkan objek-objek wisata kepada para mahasiswa atau forum daerah lainnya di acara kampung budaya 4 ini untuk berkunjung ke Mojokerto,” Ucap Rizka.

Ikatan Mahasiswa Mojokerto area Malang (IMMAM) mendelegasikan 1 anggota perwakilan dalam lomba fashion show di acara kampung budaya 4. 1 anggota perwakilan dari IMMAM mengilustrasikan sebagai Patih Gajah Mada dalam lomba fashion show. Selain memperkenalkan kebudayaan Mojokerto, IMMAM juga memperkenalkan pakaian adat dan makanan khas Mojokerto yaitu onde-onde kepada para pengunjung stand IMMAM.

Anggota IMMAM mengilustrasikan sebagai Patih Gajah Mada di fashion show Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM
Anggota IMMAM mengilustrasikan sebagai Patih Gajah Mada di fashion show Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM

Nur Ismiati mahasiswa asal Mojokerto yang menyempatkan datang ke kampung budaya 4 ini mengatakan bahwa cukup senang diadakannya kampung budaya ini “Dengan adanya kampung budaya ini saya bisa kenal satu sama lain dengan mahasiswa asal mojokerto , semoga kedapannya IMMAM punya acara sendiri khususnya buat teman-teman mojokerto untuk lebih erat menjalin komunikasi dan silahturahmi,” kata meme.

Kemerihan suasana dalam acara Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM
Kemerihan suasana dalam acara Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM

Antusias forda IMMAM  sangat tinggi mengikuti kampung budaya. Karena, selain mempererat tali silaturahmi antar anggota dan mahasiswa yang baru tau, juga meningkatkan kecintaan terhadap budaya Indonesia yang sangat beragam dan unik. Bentuk antusias mereka dapat dilihat dari kreatifitas stand IMMAM dan maskot IMMAM yakni Patih Gajah Mada yang mencirikhaskan masing-masing daerah. Kerja keras mereka serasa dibayar lunas ketika IMMAM mendapatkan juara 4 dalam Wonderfull World of Brawijaya di kampung budaya 4.

Stand IMMAM dalam acara Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM
Stand IMMAM dalam acara Kampung Budaya 4 Universitas Brawijaya Malang. Foto : Dokumen Foto IMMAM

“Saya mewakili teman-teman lainnya cukup senang dan bersyukur mendapatkan juara 4 di kampung budaya tahun ini, semoga dengan pencapain kali ini lebih bisa menjalin kekeluargaan mahasiswa asal mojokerto melalui forum daerah media komunikasi serta saling memperat tali silahturahmi antar mahasiswa mojokerto,” pungkas Dedit angga pradana ketua ikatan mahasiswa Mojokerto area malang. (fan/fan)

Penulis dan Editor : Affan Bakhrudin

Comments

comments

Tags