KABUPATEN MOJOKERTO

Pj (Penjabat) Bupati Mojokerto Yakin Warga Cerdas menyikapi Terorisme

KABAR MOJOKERTO – Menyikapi persoalan terorisme mendapat perhatian dari Pj (Penjabat) Bupati Mojokerto, M. Ardi Prasetiawan. Beliau mengatakan bahwa masyarakat begitu punya kontribusi besar terhadap terciptanya sebuah kondusifitas dan sangat membantu kerja aparat untuk penanganan terorisme.

“Kondisi bangsa Indoneisa di awal tahun 2016 ini sedikit goyah di karenakan beberapa masalah diantaranya masalah terorisme, tapi kami yakin bahwa masyarakat sudah tambah dewasa makin cerdas dan kritis,” paparnya saat haul pendiri Pondok Pesantren Salafiyah Al Misbar di Mojokerto, Mbah Ilyas.

Kasus penggerebekan dan penangkapan anggota terduga Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang berada di Kecamatan Puri beberapa waktu lalu, ditambah serangan teror dan aksi bom bunuh diri di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, sejatinya menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk saling bersatu melawan perlawanan terhadap aksi terorisme secara global.
“Ancaman ancaman dari terorisme oleh para ekstrimis dan militan berhaluan keras seperti ISIS kini menjadi kewaspadaan global. Dunia sangat menolak kekerasan, begitu pun juga dengan bangsa kita di Indonesia. Saya mengimbau kepada semua masyarakat untuk melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar, baik para orang pendatang baru maupun juga organisas-organisasi dengan ajaran yang janggal yang berbeda dengan keyakinan pada umumnya. Hati-hati betul dengan semua doktrin-doktrin baru yang bertujuan untuk menghasut dengan hal-hal yang tidak baik,” ujar cukup serius.

Dalam momen itu juga beliau mengatakan haul bersandar pada sebuah tujuan penting adalah mengenang jasa dan hasil perjuangan seorang tokoh yang cukup berpengaruh dan banyak membawa perubahan-perubahan positif dan perubahan yang baik yang besar seperti halnya para ulama. Sebagai seorang pendiri Ponpes Salafiyah Al Misbar, Mbah Ilyas adalah sosok yang begitu berjasa khususnya di bidang kemajuan ilmu pendidikan dan Islam tempo dulu dan saat ini sebagai penerusnya kita harus meneruskan hal-hal yang baik yang sudah dibangun dan diajarkan kepada kita umumnya.

“Dengan di selenggarakan haul beliau yang ke-31 ini, bisa kita jadikan sebagai pengingat dan acuan untuk terus menerus berbuat yang baik dengan cara menebar segala macam manfaat bagi semua orang-orang di sekitar kita,” kata Pj (Penjabat) Bupati Mojokerto.

Comments

comments

Tags

Related Articles