Tradisi Grebeg Suro Majapahit

Tradisi Grebeg Suro Majapahit

1762
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto | Ribuan pegiat seni Jawa dan para seniman memadati areal Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Acara tahunan Grebeg 1 Suro Majapahit di Mojokerto itu tetap menjadi tradisi yang dinanti ribuan warga, baik dari warga Mojokerto maupun luar kota sekitar Mojokerto. Cukup banyak rangkaian acara Grebeg 1 Suro Majapahit , acara Grebeg 1 Suro Majapahit dibuka dengan pembacaan Macapat yang diikuti pegiat seni Jawa dari berbagai daerah baik dari jawa timur atau propinsi lainnya. Tidak hanya kalangan tua saja yang terlibat pada helatan itu. Sejumlah anak-anak juga tampak fasih dalam melantunkan ragam Macapat yang terkenal dengan petuah-petuahnya. Rangkaian pembacaan Macapat itu diakhiri dengan gelaran Wayang Kulit.

Puncak acara Grebek Suro 1942 Saka biasanya digelar sejak pagi. Rangkaian acara dimulai dengan melakukan sebuah ritual di sejumlah tempat peninggalan Kerajaan Majapahit. Di antaranya seperti ziarah leluhur yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP), Siti Inggil, dan Sumur Upas yang berada pada lingkungan Candi Kedaton di Desa Sentonorejo, Trowulan. Acara kemudian dilanjutkan dengan Pagelaran Seni dengan menampilkan beberapa kesenian seperti kesenian Bantengan dan Reog Ponorogo. Pertunjukan kesenian ini tentunya menjadi hiburan gratis bagi warga setempat khusunya Trowulan. Apalagi, beragam kesenian Jawa lainnya juga ikut serta meramaikan tradisi warisan leluhur. Prosesi yang cukup banyak dinantikan pengunjung adalah Kirab Sesaji Suro. Para peserta melakukan kirab dari Museum Trowulan hingga sampai ke pendopo agung, dengan riasan ala zaman Kerajaan Majapahit. Warga setempat membawa sesaji berupa hasil pertanian. Ritual seperti ini sebagai bentuk atas syukur dan nikmat yang diberikan Tuhan yang Maha Esa.

1207143-tif--kirab-grbeg-suro--780x390

Selain rangkaian acara Grebeg Suro tersebut, warga juga menantikan pembagian makanan – makanan yang disajikan panitia. Makanan berupa nasi, sayur serta beberapa iris lauk tahu dan tempe itu, diyakini akan membawa berkah bagi yang memakan. Tak jarang juga dari beberapa pengunjung, langsung menuju ke dapur umum untuk mendapatkan makanan yang dibungkus daun Jati itu.

Baca Juga :  Save penanggungan save our culture

20131104kirab

Tradisi Grebeg Suro majapahit seperti ini harus terus dipertahankan dan di lestarikan. Jika tak dilestarikan, kesenian dan budaya yang dimiliki saat ini sedikit demi sedikit akan tergerus dengan budaya barat yang deras mengalir tanpa ada filter dan juga dengan berkumpulnya para seniman Jawa pada acara Grebeg suro Majapahit, diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan jiwa ikut memiliki kesenian.

20131111Kirab-Agung-Nuswantoro-101113-kye-1

Incoming search terms:

  • tradisi grebeg suro majapahit
  • grebeg suro majapahit
  • grebek suro mojokerto
  • Kirap mojopahit 2017
  • kirap budaya majapahit 2017
  • kirap budaya majapahit
  • kirab budaya majapahit 2017
  • kirab budaya 17 mei trowulan
  • jadwal kirab trowulan
  • tradisi grebeg suro trowulan

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR