Ujung, Kesenian Tarung Asal Mojokerto

Ujung, Kesenian Tarung Asal Mojokerto

1099
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto – Kabupaten Mojokerto memang banyak menaruh sejarah dan kesenian. Kesenian tersebut rata – rata peninggalan dari Kerajaan Majapahit. Salah satunya merupakan kesenian tarung yang bernama Seni Ujung. Tarung Ujung merupakan salah satu kesenian warga Jawa, sebelum adanya Kerajaan Majapahit, yang bertujuan untuk meninta hujan. Kesenian Ujung kini tumbuh menjadi kesenian rakyat sebagai visualisasi atau gambaran perjuangan Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit, pada saat mengalahkan bala tentara Tartar. Rotan adalah simbol senjata “Sodo Lanang” yang digunakan Raden Wijaya dalam pertempuran melawan bala tentara Tartar.

Luka dan bengkak akibat sabetan kayu rotan lawan, tidak dirasakan. Tidak ada dendam antara satu dengan yang lain, walaupun darah menetes dari balik kulit para petarung Ujung. Anehnya, tak satu pula di antara mereka yang merasa kesakitan walau badan mereka luka – luka. Setiap orang mampu menantang lawannya untuk bersaing cambuk, tanpa adanya batasan usia. Petarung hanya boleh memkur daerah bawah leher dan diatas pinggang. Untuk mengikuti kesenian tradisonal yang konon sudah ada dan berkembang sebelum Kerajaan Majapahit ini tidak ada imbalan bagi para petarung yeng mengikutinya. Para petarung Ujung bermain dengan cara berjoget dengan semangat memainkan rotan yang dibawanya dan memukulkan kepeda musuhnya dan juga diiringi oleh Gending Jathen.

tarian ujung

Tarung Ujung ini memang bukan sebuah kejuaraan, maka dari itu tidak ada yang menang ataupun kalah. Aksi saling cambuk ini akan dihentikan ketika salah satu petarung telah babak belur dan sudah tak kuat lagi untuk melanjutkan petarungan. Pada zaman dahulu, kesenian ini bertujuan untuk meninta hujan, akibat musim kemarau yang sangat panjang. Sayangnya, kesenian tradisonal ini kurang dikenal oleh masyarakat Mojokerto. Di Mojokerto jarang sekali dijumpai, pegelaran kesian Unjung ini. Seiring berkembangnya zaman, masyarakat Mojokerto mulai sadar dan memiliki inisiatif untuk melestarikan kesenian Ujung yang sesekali penduduk mengadakan pagelaran Ujung. Biasanya kesenian Ujung ini juga digelar untuk memeriahkan hajatan pernikahan masyarakat. (willl)

Baca Juga :  Save penanggungan save our culture

Incoming search terms:

  • kesenian ujung
  • kesenian ujung m
  • kesenian ujung mojokerto
  • seni ujung mojopahit

Comments

comments

TIDAK ADA KOMENTAR