BerandaKABARKOTA MOJOKERTOWalikota Mojokerto: kedisiplinan PNS Menentukan Keberhasilan Pembangunan daerah

Walikota Mojokerto: kedisiplinan PNS Menentukan Keberhasilan Pembangunan daerah

467
0
BAGIKAN

Kabar Mojokerto | Walikota Mas’ud Yunus yang memimpin apel pagi di tempat Kantor Pemkot Mojokerto, Senin (4/1). Apel di hari pertama saat masuk kerja di tahun 2016 itu diikuti oleh seluruh PNS yang berkantor di jalan Gajahmada. Pasalnya, Senin itu juga hari pertama Pemkot Mojokerto menerapkan sebuah sistem absensi finger print bagi semua karyawannya tanpa terkecuali.

Dalam kesempatan itu juga, Walikota menuturkan tentang banyak hal. Antara lain tentang evaluasi kinerja dan harapannya untuk PNS di tahun 2016. Walikota menuturkan di tahun 2016 saat ini permasalahan dan tantangan yang dihadapi akan semakin berat tentunya. Terutama yang menyangkut tentang masalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Mojokerto. Melambatnya pertumbuhan ekonomi harus di imbangi dengan upaya meningkatkan daya saing masyarakat. Khususnya untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ukuran keberhasilan kinerja, pertama sejauh mana pertumbuhan ekonomi itu. Kota Mojokerto sampai dengan akhir tahun 2015 pertumbuhan ekonominya yang melebihi Provinsi Jawa Timur maupun di Nasional. Namun di sisi lainnya juga, indeks gini di Kota Mojokerto juga cukup meningkat.

“Artinya adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 6,1 ini terus terang hanya dinikmati oleh orang-orang yang berada. Karena itu kita harus selalu berusaha untuk meningkatkan derajat dari masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan mendongkrak mereka bagaimana harus bisa menikmati hasil-hasil pembangunan,” tuturnya.

Selain mengevaluasi pertumbuhan ekonomi, Walikota juga mengapresiasi menurunnya angka kemiskinan, menurunnya angka pengangguran dan IPM yang maksimal. Walikota juga berharap pada tahun 2016 ini pembangunan semua infrastruktur dapat ditingkatkan dan dimaksimalkan kembali.

“Untuk tahun 2016 saat ini disamping pelayanan terus di tingkatkan, pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas kerja. Dengan pembangunan infrastruktur, harapan pemerintah akan menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang akhirnya meningkatnya pendapatan masyarakat. Dan meningkatnya pendapatan masyarakat, berarti meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” ujar Walikota.

Baca Juga :  Dijuluki sebagai Wali Kota termiskin

Walikota juga menyampaikan pesan dari Presiden RI Joko Widodo bahwa birokrasi saat ini harus lari, tidak boleh jalan. “Kita tidak bisa kerja santai-santai. Kita tidak bisa kerja lambat. Tapi kita harus kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Karena itulah sebuah kunci ada pada disiplin semua pegawai. Disiplin merupakan kunci yang menentukan keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya.

Walikota menegaskan bahwa kepada siapapun yang absennya kurang akan dikenakan sebuah sanksi. Walikota akan memantau terus setiap hari absen dari semua pegawai di semua SKPD di Pemkot Mojokerto.

“Mulai saat ini, open house untuk semua masyarakat yang ingin bertemu dengan saya dengan berbagai kepentingan dan keperluan dengan saya semula jam 7 sampai 8 pagi akan di ganti pada malam hari saja. Karena pada setiap pagi hari saya memimpin apel. Oleh karena tersebut disiplin harus ditingkatkan. kehadirannya, kerjanya dan tentunya kami akan menerapkan penghargaan dan hukuman untuk semua karyawan. Tidak ada waktu untuk kita bisa bermalas-malasan,” jelasnya.

Comments

comments